"pengen tau tar aku jadi apa yaa kalau udah lulus kuliah? tapi aku ga pengen jadi mahasiswa. .enakan jadi siswa SMA :) *apa deh. haha
tar kalo aku kuliah pokoknya harus boleh di jurusan diskomvis (desain dan komunikasi visual) atau yang berbau-bau seni apalagi tentang bikin film :'). Terlebih kalau boleh kuliah di ISI Surakarta (I HOPE!) tar habis lulus kerjanya di stasiun TV bagian produksi film atau punya PH sendiri.."
sekelumit harapan saya saat duduk di bangku kelas 3 SMA. Yayaya, manusia berencana, tapi tetap Tuhan yang memutuskan karena Tuhan lah sutradara terbaik dari drama kehidupan ini :') begitu banyak cita-cita dan harapan saya pada saat itu. .
seakan-akan ingin saya rangkul semua .haha
tapi rupanya, harapan dan cita saya sedikit di belokkan oleh Sang Sutradara. .
Sempat pada saat itu, guru seni rupa saya menawarkan untuk melanjutkan kuliah di ISI Surakarta, dengan senang hati saya mengiyakan dan langsung mencari informasi tentang universitas tersebut. Tapi Ibu saya tidak sepakat saya mengambil jurusan diskomvis, terlebih lagi saat saya ingin melanjutkan ke ISI..beliau menginginkan saya mengambil jurusan akuntansi atau informatika. OH NO! saya bosan dan tidak suka menghitung :( saya pun tetap mencari akal untuk mengambil jurusan yang saya minati. Alhasil, saya menjatuhkan pilihan ke jurusan Ilmu Komunikasi. Tapi, lagi-lagi, tidak benar-benar sesuai dengan harapan saya. .
"oke deh. Ambil Ilmu Komunikasi aja deh gapapa, tapi harus di kampus "putih". Terus aku masuk klub filmnya (klub filmnya TOP deh), jadi aku masih bisa meneruskan cita-cita, pikirku saat itu."
Saya pun mendaftar di kampus "putih". Alangkah senangya saat saya tahu bahwa saya diterima. Tapi lagi-lagi Sang Sutradara punya rencana lain. .Ibu saya lagi-lagi tidak sepakat dengan pilihan saya karena kampus itu berstatus swasta.
Saya pun menangis ,haha malas rasanya untuk mencari kampus lain. .
Singkatnya, akhirnya saya masuk di jurusan Ilmu Komunikasi di sebuah PTN di Malang.
Saya tetep keukeh buat menggapai cita saya. Saya pun ikut klub film di fakultas saya, tapi ga bertahan lama saya disana(mungkin gara-gara saya terlalu membandingkan dengan kampus biru.hehe) Saya pun akhirnya belajar membuat film sendiri dengan beberapa teman. Tapi karena tidak ada yang mewadahi, jadi ga fokus deh . :)
Saya pun mencari wadah lain untuk menampung saya. Bergabung dalam BEM fakultas dan universitas.
Entah apa yang terjadi, apa yang ada dalam skenario-Nya , saya mulai tertarik dengan politik kampus.hhe
Saya merasa aneh. Awalnya saya beranggapan politik itu ga penting. bikin susah. Eh, ternyata saya malah mulai perlahan mencelupkan diri kedalamnya. .haha
akhir-akhir ini saya sering berpikir tentang cita-cita yang telah lama saya bangun. .
"kalau begini, mau jadi apa ya kira-kira?" mulai keluar jalur sepertinya .hhe
wallahualam, bismillah semoga yang saya ikuti ini benar :)
0 comment yuuk. .:
Post a Comment
tulis komentar sesuai hati nurani anda :) ga usah pake esmosi . .